BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemprov Kalsel melalui Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel akan membuat embung di kawasan rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Kalsel.
Pembuatan embung ini, kata Kepala Dishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE), Pantja Satata, sebagai wadah penampungan untuk mempermudah tim Karhutla memadamkan api.
# Baca Juga :Terjadi Lagi, Karhutla di Kabupaten Tapin Melahap 4 Ha Lahan di Binuang dan Tapin Selatan
# Baca Juga :ANEH! Rumah Atap Merah Ini Tak Terbakar, Karhutla di Hawaii Hanguskan 2.000 Bangunan & 110 Orang Tewas
# Baca Juga :Peringatan Dini 10 Wilayah di Tanah Air Sabtu 19 Agustus 2023, BMKG: Kalsel Waspada Karhutla!
# Baca Juga :FAKTA-FAKTA Kalsel Darurat Karhutla, Lahan Terbakar Capai 1.000 Ha dan Jarak Pandang Cuma 50 M
“Sesuai arahan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor agar kami terus mengerahkan semua sumber daya yang ada dan selalu berkoordinasi dengan BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang juga aktif dalam Satgas Pengendalian Karhutla di wilayah kabupaten/kota,” jelas Pantja Satata saat ditemui di Banjarbaru, Senin (28/8/2023).
Penanganan Karhutla yang terjadi di wilayah kabupaten dan kota, ungkap kata Pantja Satata, akan kita tangani bersama.
Dipaparkan Pantja, pembinaan terhadap Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Desa Peduli Karhutla juga terus dilakukan secara masif dalam mencegah Karhutla dengan melakukan deteksi dini.
“Maka dari itu, kami lebih gencar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan pencegahan Karhutla serta pemasangan spanduk imbauan larangan membakar hutan dan lahan di wilayah rawan Karhutla,” tambah Pantja.
Pantja pun memerintahkan, agar patroli pengendalian Karhutla Dishut, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Tahura lebih intensif dalam meningkatkan kunjungan ke lapangan.
“Kami memang terus memfokuskan patroli dan patroli dari pagi, siang dan malam, guna memantau titik api yang berpotensi rawan karhutla disekitar kawasan hutan dan melakukan pemetaan terhadap area rawan Karhutla sebagai salah satu langkah dalam penanganan Karhutla,” kata Pantja.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







