Wali Kota Banjarbaru Ingin Rumah Limbah Bonkla Ubah Sampah jadi Barang Bermanfaat

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dengan disahkannya Kota Banjarbaru menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, salah satu efek dari urbanisasi adalah naiknya angka sampah. Tahun 2021 berada di angka 130 ton per hari, sedangkan sekarang sudah diangka 140 ton per hari.

Untuk itu Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin berharap akan ada lebih banyak lagi rumah limbah yang bisa membantu mengatasi banyaknya sampah. Salah satunya Rumah Limbah Bonkla Borneo yang sudah lama melaksanakan aktifitas daur ulang sampah menjadi benda memiliki nilai estetika dan nilai jual seperti kerajinan tempurung kelapa, bonsai kelapa (bonkla), meja dan kursi dan lain-lain.

# Baca Juga :Diskominfo Kalsel Gelar Coffee Talk: Bahas Persiapan Kalsel Expo 2023 di Lapangan Murdjani Banjarbaru

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Mengajak IKAWANG Menjaga Kebersamaan, Kerukunan dan Teloransi Sesama

# Baca Juga :Meriahkan HUT Ke-78 RI, Warga Guntung Paikat Banjarbaru Gelar Susur Sungai Kemuning

# Baca Juga :Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang, Pemkot Banjarbaru Ingin Ada Transfer Pengetahun dan Teknologi

Rumah Limbah Bonkla Borneo Resmi dibuka oleh Wali Kota Aditya yang beralamat di Jalan Karet Gang Jolali Ujung RT 018 RW 007, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (28/08/2023), pukul 10.00 WITA.

Selain itu, diresmikan juga Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ‘SANTIKA EDU TOWN’. Yang mana dalam hal ini PLN memberikan Rp 350 juta bantuan CSR kepada Rumah Limbah Bonkla Borneo.

Dengan diresmikannya rumah limbah ini, Wali Kota Aditya berharap sampah di Banjarbaru bisa dijadikan barang yang berguna.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya rumah limbah ini bisa mengurai sampah yang ada di Banjarbaru. Saya juga mengapresiasi Lembaga Pelatihan Santika dalam rangka meningkatkan SDM masyarakat, itu sejalan dengan program Pemko Banjarbaru yang lain untuk meningkatkan SDM diantaranya program Authorized Cambridge English School, dan program dauroh yang memberangkatkan para alim ulama ke Yaman,” katanya.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Kalselteng, Sigit Fanani, berharap program CSR ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan, dan SDM masyarakat.

Disisi lain, Ketua Rumah Limbah Bonkla Borneo, Gunarto, mengatakan rumah limbah telah melaksanakan pelatihan gratis komputer bersama santika sebanyak 5 gelombang, yang telah meluluskan 560 peserta, dan 40 persen lulusan telah mendapatkan pekerjaan.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)

editor : NMD