“Produk-produk UMKM harus disiapkan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, dalam menghadapi peluang itu, kita pasti dapat beberapa hambatan yang perlu diatasi, seperti regulasi hukum dan keterampilan sumber daya manusia yang masih kurang,” ucapnya.
BACA JUGA:
Pembangunan di Kota Banjarmasin Sasar Pelosok Ujung, Lurah Mantuil Puji Duet Ibnu Sina- Arifin Noor
Selain itu, Arifin mengusulkan mesti ada kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah Kota Banjarmasin dalam menciptakan sinergi dan peluang bagi UMKM.
Dia berharap dengan adanya kerja sama tersebut, masyarakat dapat lebih berorientasi pada kewirausahaan dan menghasilkan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Dalam upaya untuk mengatasi hambatan yang ada, Wawali mengutarakan kemungkinan untuk membuat kebijakan baru dan merevisi regulasi yang belum memadai.
Masukan dari akademisi dan partisipasi lembaga pendidikan diharapkan dapat menjadi acuan dalam perubahan kebijakan tersebut.







