BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau yang biasa disebut ISPA adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan, baik saluran atas maupun bawah. Hal itu terjadi karena menghirup udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Saat ini kasus ISPA banyak menyerang warga yang tinggal di Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sehingga kasus ISPA meningkat tajam.
# Baca Juga :Akreditasi Puskesmas Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru: Jadikan Pelayanan Kesehatan Prioritas Utama
# Baca Juga :Tim Verifikasi Datangi Banjarbaru, Wali Kota Aditya: Siap Menjadi Kota Sehat Tahun 2023
# Baca Juga :Ikuti Kalsel Expo 2023, Wali Kota Aditya: Produk Banjarbaru Harus Jadi Barometer di Kalimantan Selatan
# Baca Juga :Warga Bangkal Banjarbaru Peroleh Sembako Berkualitas dengan Harga Miring
Untuk mendapat informasi langsung terkait merebaknya kasus ASPA, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin melakukan dialog bersama warga Kecamatan Liang Anggang membahas terkait kasus karhutla. Kegiatan dialog ini berlangsung di Aula Kecamatan Liang Anggang, Kamis (31/08/2023) pagi.
Dialog tersrbut juga menjadi wadah silaturahmi demi menemukan solusi bersama pemerintah dan masyarakat dalam penanganan karhutla yang menyebabkan meningkatnya penderita ISPA.
Dalam sambutannya Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin berharap agar masyarakat aktif dalam menyampaikan informasi tentang situasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.
“Kita ingin masyarakat juga selalu berkontribusi aktif untuk selalu menyampaikan segala hal terkait situasi kondisi yang terjadi dalam kebakaran hutan dan lahan ini,” harapnya.
Lanjutnya Aditya juga menambahkan, bahwa Sinergi dan kolaborasi dalam edukasi sosialisasi yang digelar pada hari ini kepada masyarakat luas mempunyai tujuan untuk merangkul penderita gangguan pernapasan untuk mengatasi masalah tersebut, yang juga melibatkan BPBD dan BNPB bersama seluruh unit armada yang terlibat.
“Sinergi dan kolaborasi dalam edukasi sosialisasi kepada masyarakat luas digalakkan, agar penderita gangguan pernapasan ini bisa kita rangkul sehingga dapat kita atasi. Untuk itu kita juga berusaha semaksimal mungkin melalui BPBD dan BNPB dengan seluruh unit armada yang terlibat,” tambahnya.
Audiensi ini dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi, Kepala Pelaksana Harian BPBD, Badan Lingkungan Hidup, KASATPOL PP, Kepala UPT DAMKAR, Camat dan Lurah Liang Anggang, Forum RT/RW Kota Banjarbaru.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)
editor : NMD







