Pemkab Tanah Bumbu Aktif di Rakornas Pengendalian Inflasi 2023: Sinergi Pusat-Daerah Memastikan Stabilisasi Harga Pangan

BATULICIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Putu Wisnu Wardana didampingi Kabag Ekonomi dan jajarannya mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 dengan tema “Memperkuat Sinergi dan Inovasi untuk Stabilisasi Harga Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan” secara virtual.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, hasil sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat maupun Bank Indonesia, inflasi Indonesia dapat terkendali.

Menko juga menambahkan, inflasi pada Juli 2023 tercatat 3,08 persen secara year on year. Angka inflasi tersebut lebih baik dibandingkan sejumlah negara G20 lainnya. Terkait inflasi ini ditekankan Menko yakni, kebijakan 4K yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

BACA JUGA: PMI Tanah Bumbu Peringati Hari Palang Merah Indonesia ke-78 dengan Aksi Donor Darah dan Bantuan Sosial

BACA JUGA: Bupati Tanah Bumbu Resmikan Kantor Desa Kupang Berkah: Terima Bantuan 50 Juta untuk Pembangunan Tambahan

“Dengan disertai kebijakan fiskal moneter dan sektor riil, memastikan inflasi terkendali dalam rentang sasaran. Salah satu langkah yang telah di upayakan yaitu penguatan cadangan pangan pemerintah, utamanya beras dan stabilisasi pasokan dan harga pangan,” kata Menko.

Sementara Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan jajarannya. Apresiasi Presiden ini karena mampu mengendalikan inflasi di angka 3,8 persen pada bulan Juli 2023.

Keberhasilan pengendalian inflasi tersebut, kata Presiden tidak terlepas dari sinergi antara otoritas moneter, otoritas fiskal, serta tim pengendali inflasi yang melakukan pengecekan di lapangan.