Informasi nilai IDI Provinsi Kalsel ini bermanfaat untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan dan penerapan demokrasi di Bumi Lambung Mangkurat, jika nilai IDI-nya bagus artinya pemerintah sudah dapat mengakomodasi beragam kepentingan dan aspirasi masyarakat Kalsel.
Direktur Statistik Ketahanan Sosial, Dr. Nurma Midayanti, mengatakan ada tiga aspek yang membentuk IDI, yaitu aspek kebebasan, aspek kesetaraan, dan aspek kapasitas lembaga demokrasi.
BACA JUGA:
Gelar FGD, Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan 20 Persen Anggaran Pendidikan pada Perubahaan APBD 2023
“Kondisi demokrasi di suatu wilayah itu bisa diintervensi oleh tiga aspek ini, aspek-aspek ini kemudian ada 22 indikator yang digunakan untuk menilai IDI Provinsi, data IDI mampu menunjukkan aspek atau variabel atau indikator yang tidak atau berkembang di suatu provinsi sehingga dapat diketahui hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan perkembangan demokrasi di provinsi bersangkutan,”ujarnya.
Nurma menjelaskan, dari 22 indikator tersebut yang bisa diintervensi anggota DPRD yakni terkait dengan peran dan kinerja dewan.
Untuk meningkatkan nilai IDI, Nurma menyarankan untuk mengevaluasi kembali terkait anggaran, kegiatan, hingga kinerja Pimpinan dan Anggota DPRD, mulai dari bagaimana pelaksanaan hearing dan audiensi oleh dewan hingga bagaimana capaian target program pembentukan peraturan daerah.
Kalimanlive.com/Humas DPRD Kalsel
Editor : elpian







