Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Tertunda, Dishub Kalsel: Jarak Pandang Pendek

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau kepada masyarakat yang melewati jalur menuju ke Banjarbaru melewati Landasan Ulin untuk menggunakan masker, menyalakan lampu kendaraan/ mobil, serta menjaga jarak aman.

Hal tersebut disampaikan Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Perhubungan Kalsel, Dedy Hariadi.

# Baca Juga :Karhutla Semakin Masif, Pemko Gelar Sholat Istisqo dan Penegakan Hukam Bagi Pembakar Hutan

# Baca Juga :Dibutuhkan Untuk Tanggulangi Karhutla, PUPR Kalsel Tunda Pengeringan Irigasi Riam Kanan

# Baca Juga :Antisipasi Karhutla di Kiram Park Banjar, Gubernur Kalsel dan Jajaran Babat Semak Belukar

# Baca Juga :BPBD Kalsel Lakukan Normalisasi Saluran Embung untuk Pembasahan di Titik-titik Karhutla

Dedy menyampaikan imbauan keselamatan berkendaraan selama terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel terutama di daerah yang menjadi titik-titik rawan karhutla.

“Pada tiga hari belakangan, asap pekat tebal sangat berdampak sehingga mengakibatkan tertundanya penerbangan pertama di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Hal ini dikarenakan jarak pandang yang cukup rendah,” kata Dedy di Banjarmasin, Senin (11/9/2023).

Dedy menjelaskan, jarak pandang di darat 300-500 meter, sehingga masih bisa dilalui meskipun pengendara diimbau untuk berhati-hati.

“Untuk di jalur penerbangan kita menunggu jarak pandang memenuhi syarat. Untuk ATR (pesawat kecil) harus memenuhi syarat pandang 500 meter dan pesawat besar 700 meter,” ucap Dedy.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD