OJK Jadikan Desa Balida Balangan Pilot Proyek Program EKI, Tingkatkan Akses Keuangan Masyarakat Perdesaan

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan berbagai upaya langkah progresif untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat khususnya di perdesaan melalui program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di tahun 2023.

“Program EKI diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta mengurangi gap tingkat literasi dan inklusi keuangan dengan wilayah perkotaan,” kata Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Darmansyah pada Sharing Session OJK Regional 9 Kalimantan bersama media di Intro Bistro Hotel Treepark Banjarmasin, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:
Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Darmansyah: Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Triwulan II 2023 Tumbuh 4,96 Persen

Pada Sharing Session OJK Regional 9 Kalimantan tersebut, Darmansyah didamping Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Ahimsa dan Kepala Sub Bagian EPK (Edukasi Perlindungan Konsumen) Andika Prassetia.

Pasar Balida Budaya Kabupaten Balangan yang menjadi sasaran program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) OJK Regional 9 Kalimantan. (tangkap layar baritopost)

Di Kalimantan Selatan, lanjut dia, OJK Regional 9 Kalimantan bersama-sama TPAKD Kabupaten Balangan dan Pihak PT Adaro Energy telah menetapkan pilot project pelaksanaan program EKI yaitu di Desa Balida yang juga telah ditetapkan sebagai Desa Wisata.

“Dari hasil survei tingkat inklusi masyarakat Desa Balida yang telah dilakukan OJK bersama-sama mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin diketahui informasi utama yaitu bahwa jumlah penduduk yang belum memiliki produk/layanan keuangan mencapai 43,23 persen,” katanya.