“Nanti akan kita koordinasikan dengan pemerintah dan dinas terkait apakah ada niat untuk menghidupkan kembali Sungai Landas, karena akan berdampak banjir apabila curah hujan tinggi karena sudah tertutup bangunan,” ujarnya.
Sedangkan di Kampung Tanggui, para ibu-ibu pekejar pembuat tanggui menginginkan ada bantuan modal. “Saat ini mereka bekarja mengambil upahan, kalo ada bantuan modal dari pemerintah atau pihak lain,” ujarnya.
BACA JUGA:
Saut Nathan Samosir: Trisakti Banjarmasin Harus Berbenah Untuk Menyokong IKN
Di Sungai Duyung RT 12 Belitung, kondisi titiannya mengkhawatirkan bagi pejalan kaki, dan apabila ada kendaraan lewat suaranya sangat membisingkan dan mengganggu warga. “Harapan warga bersama RT agar jembatan bisa direhab lalu dicor agar tidak menimbulkan kebisingan saat dilintasi sepeda motor,” jelasnya.
Saut Nathan Samosir juga menyebutkan, saat mengunjungi Gang Karya, ternyata ada pokir yang diusulkan pada 2022 dan sudah disetujui dinas terkait, ternyata belum dikerjakan.
“Pas kita lihat tadi, ternyata belum dikerjakan hingga sekarang, padahal tadi targetnya ingin melihat titian di bagian dalam menuju alkah. Tadi sudah saya teruskan ke kepala dinas dan kabidnya, lagi dikoordinasikan, di mana lepasnya di 2022,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/eep
editor : elpian







