BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan A Yani mengepung kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Akibat kondisi itu kabut asap tebal menutupi jalan yang membuat sejumlah pengendara terpaksa memutar arah.
Seperti video yang diunggah di akun instagram @info_kejadian_banjarmasin, Rabu (13/9/2023) siang tampak sejumlah pengendara berusaha menerobos pekatnya kabut asap akibat kerhutla tersebut.
# Baca Juga :Karhutla Semakin Masif, Pemko Gelar Sholat Istisqo dan Penegakan Hukam Bagi Pembakar Hutan
# Baca Juga :Dibutuhkan Untuk Tanggulangi Karhutla, PUPR Kalsel Tunda Pengeringan Irigasi Riam Kanan
# Baca Juga :Antisipasi Karhutla di Kiram Park Banjar, Gubernur Kalsel dan Jajaran Babat Semak Belukar
# Baca Juga :BPBD Kalsel Lakukan Normalisasi Saluran Embung untuk Pembasahan di Titik-titik Karhutla
Terlihat juga, petugas gabungan dari BPBD Banjarbaru dan Kalsel termasuk sejumlah anggota relawan turun langsung untuk memadamkan karhutla tersebut.
Karhutla yang mendekati objek vital yaitu bandara terbesar di Kalsel itu terlihat semakin membesar. Beberapa titik api di lahan kosong dilalap si jago merah.
Tidak menutup kemungkinan api juga menjalar ke permukiman warga jika tidak segera diatasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab api dan luasan lahan yang terbakar hingga berita ini diterbitkan.
Petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman. Bahkan helikopter water bombing juga dikerahkan agar karhutla tak meluas.
Sebelumnya, karhutla juga melanda kawasan perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru, Senin (11/9).
“Yang terbakar lahan kosong,” kata Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah.
Kebakaran di kegubernuran Kalsel terjadi saat siang bolong pukul 12.10 WITA. Api mengganas di lahan kosong hingga menyebabkan kabut asap tebal.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







