“Dengan dukungan dari semua pihak, terutama BI Kalsel, kami optimis target penurunan angka prevalensi stunting menjadi maksimal 14% pada 2024 akan tercapai,” sebut Supri.
Selanjutnya, Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Akhmad Rijani, bersyukur banyak pihak yang mendukung pembangunan ekonomi Hulu Sungai Utara.
“Program desa devisa maupun dukungan percepatan stunting hari ini adalah bentuk gotong royong semua pihak demi memajukan Hulu Sungai Utara,” tutup Akhmad.
Kegiatan Peresmian Program Desa Devisa dan Penyerahan PSBI di Desa Banyu Hirang dihadiri oleh TP-PKK Kalsel dan Hulu Sungai Utara, Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Hulu Sungai Utara, Polres Amuntai Selatan, Camat dan Kepala Desa sekitar, dan para perajin purun KUB Kembang Ilung.
Kalimantanlive.com/Humas BI
Editor : elpian







