“Jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan. Kalau pun ingin berpergian keluar rumah gunakan selalu masker sebagai pelindung diri dari polusi udara tidak sehat,” katanya, Senin (25/9/23).
Menurut Wahyu, ukurannya yang kecil dapat membuat partikel PM 2,5 masuk sangat jauh ke paru-paru hingga aliran darah yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan komplikasi kesehatan.
“Jika mengacu data dan pemicunya, salah satunya adalah dampak langsung dari kebakaran hutan dan lahan, terutama kiriman tetangga terdekat,” ujarnya.
“Karena bisa saja kelalatu (serpihan bekas benda terbakar) terbang ditiup angin singgah ke wilayah kota kita,” lanjut Wahyu.
Ia juga memberikan tips agar terhindar dari polutan di Banjarmasin, yakni dengan membiasakan diri menggunakan masker di ruang terbuka dan air purifier (penjernih udara).







