BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel ) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ( Dispersip ) Provinsi Kalsel tidak pernah berhenti untuk terus bergerak meningkatkan literasi dan minat baca generasi muda di Banua.
Belum lama ini dengan menurunkan lima unit perpustakan trailnya, tim perpustakan keliling Dispersip Provinsi Kalsel pun menyambangi SDN Kayu Bawang 2, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
# Baca Juga :Peringati Maulid Nabi Muhammad, Pemprov Kalsel Bakal Gelar Baayun Maulid, Mau Ikut Klik Link Ini
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Pertemuan Penguji Kendaraan Bermotor, Kadishub: Masyarakat Mengakses Secara Online
# Baca Juga :Pemprov dan Kemenkeu Satu Kalsel Diseminasikan Skema Pembiayaan KPBU untuk Dukung IKN
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Dorong Kapasitas Aparatur Desa dalam Menyusun Data Desa Agar Lebih Akurat
Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie menyebutkan layanan perpustakaan keliling ke daerah pelosok ini rutin mereka lakukan sebagai salah satu upaya pihaknya dalam meningkatkan minat baca generasi muda Kalsel.
“Kita tidak hanya berdiam diri saja, kita harus bergerak jemput bola untuk meningkatkan literasi dan minat baca para generasi penerus kita,” kata Nurliani di Banjarmasin, Senin (25/9/2023).
Dia pun mengaku senang, setiap kali tim perpustakan kelilingnya melakukan kunjungan di sambut antusias oleh anak-anak setempat.
“Selalu disambut ramai, karna memang bukan minat baca yang rendah, namun bahan bacaan yang masih kurang sampai pada mereka,” ujar Nurliani.
Sementara itu, Kepala SDN Kayu Bawang 2 Aziz Saleh melalui siaran pers Dispersip Kalsel mengatakan pihaknya sangat menyambut baik datangnya perpustakaan keliling ini, hingga menyampaikan ucapan terima kasih karena sangat membantu pihaknya dalam meningkatkan literasi anak didik mereka.
Dia pun berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan lebih sering lagi oleh Dispersip Provinsi Kalsel.
“Sebenarnya kami juga memiliki perpustakaan, namun kondisinya belum memadai, bahkan gedungnya sudah mulai lapuk, hingga bukunya terbatas dan tempatnya juga keropos,” imbuh Aziz.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD









