MIRIS! Kondisi Korban Bullying di Cilacap Memburuk, Pelaku Juara Pencak Silat dan Tilawah

KALIMANTANLIVE.COM – Aksi seorang pelajar SMP di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) melakukan perundungan atau bullying dan penganiayaan terhadap siswa lain dengan cara dipukul serta ditendang hingga tersungkur beredar di media sosial. Kini, pelajar SMP telah diamankan polisi.

Dari sebuah video yang beredar menampilkan seorang siswa yang merupakan pelaku bullying tengah digiring oleh anggota kepolisian dari sebuah rumah. Pelaku yang menggunakan kopiah dan jaket hitam sambil mengenakan masker tampak sudah tidak lagi jadi ‘bang jago’ seperti di video.

“Petugas Polresta Cilacap berhasil menangkap seorang siswa yang terlibat dalam perundungan dan pemukulan pada hari Rabu (27/9),” tulis dalam unggahan akun Instagram @hushwatch.id, Rabu (27/9/2023).

# Baca Juga :SADIS! Video Penganiayaan Pelajar Heboh di Twitter, Pelaku Tendang Wajah dan Kepala Korban

# Baca Juga :VIRAL, Video Perundungan Siswa SMP Dipukuli Kakak Kelasnya, Pelaku Dimutasi ke Sekolah Lain

# Baca Juga :SADIS! Video Penganiayaan Pelajar Heboh di Twitter, Pelaku Tendang Wajah dan Kepala Korban

# Baca Juga :UPDATE Kasus Siswa Tikam Siswa di SMAN 7 Banjarmasin, Disdik: Sebelum Masuk Sekolah Siswa Diperiksa

Saat pelaku digiring ke mobil polisi, tampak warga sekitar yang telah berkurumun menyorakinya. Sorak-sorai warga pun tidak lepas caci dan makian yang dilontarkan kepada pelaku yang masih duduk di bangku SMP itu. Sementara pelaku hanya tertunduk hingga masuk ke dalam mobil polisi.

Kapolresta Cilacap, Kombes Fannky Ani Sugiharto, mengeklaim sebelum viralnya video perundungan itu, pihaknya telah lebih dulu mengamankan pelaku perundungan. Sejauh ini dua orang pelaku telah diamankan di Polresta Cilacap.

Kondisi korban memburuk

Kondisi FF (14), siswa SMP korban bullying di Cilacap memburuk, pihak kepolisian menyebut mengalami sesak pada Rabu (27/9/2023) malam.

Kabar tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arif Setiyoko.

“Informasi yang kami dapat, karena kami terus memantau korban, tadi malam itu karena korban merasa sesak, kami bawa ke RS Majenang,” ujarnya, Kamis (28/9/2023).

Setelah ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang, Kabupaten Cilacap, korban rencananya dirujuk ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Kabupaten Banyumas, Jateng.

“Hari ini rencananya akan dirujuk,” ucapnya.

Mengenai kondisi korban, Guntar mengatakan bahwa FF bisa berkomunikasi.

Di samping itu, nantinya, Polresta Cilacap akan menyiapkan trauma healing kepada korban.

Alami sejumlah luka

Perundungan yang menimpa FF terjadi pada Selasa (26/9/2023). Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

“Dari kejadian yang viral itu, sehingga mengakibatkan korban sakit, ada beberapa luka lebam yang ditemukan,” ungkap Kombes Fannky.

Kombes Fannky menuturkan, korban telah menjalani visum di RSUD Majenang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas RSUD Majenang Muhamad Fadil Sayekti.

“Tetapi untuk hasil medisnya, mungkin nanti sama pihak kepolisian yang menyampaikan,” tuturnya.