Motif bullying
Adapun mengenai motif pelaku merundung korban, Fannky mengungkapkan, kejadian itu diduga dilatarbelakangi tidak terimanya terduga pelaku lantaran korban mengaku-aku sebagai anggota kelompoknya.
Terduga pelaku berinisial MK (15) tersebut merupakan ketua kelompok bernama Barisan Siswa.
Di samping itu, korban diduga memakai nama Barisan Siswa untuk menantang kelompok lain.
“Dia sempat menantang ke luar. Akhirnya ketemu lah sama ketuanya Barisan Siswa (seperti) yang viral di video itu,” jelasnya.
Selain MK, polisi juga mengamankan terduka pelaku lain berinisial WS (14).
Berdasarkan informasi terkini dari kepolisian, dua pelaku bullying di Cilacap telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pelaku Juara Silat dan Tilawah
Pelaku penganiayaan MK (15) dikenal sebagai siswa yang berprestasi, dinilai aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dan pramuka.
Menurut kepala sekolahnya, pelaku dikenal cukup aktif di berbagai kegiatan. Hal itu membuat pihak sekolah merasa terkejut dengan adanya aksi kekerasan yang dilakukan hingga kemudian viral itu.
Menurutnya, MK selama memang menggemari olahraga pencak silat. Bahkan dia termasuk siswa yang berprestasi di dunia silat.
“Pelaku pernah mengikuti lomba pencak silat tingkat kabupaten dan meriah juara 2. Jadi prestasi ada,” terangnya kepala sekolah bernama WH saat ditemui, Rabu (27/9/2023).
Selain itu, dalam hal keagamaan pelaku juga tercatat pernah mewakili sekolahan untuk mengikuti lomba tilawah.
“Terus lomba yang kemarin di tahun ajaran baru dia ikut lomba tilawah. Itu di tingkat kecamatan juga mendapatkan juara,” jelasnya.
WH mengungkapkan, MK merupakan salah satu siswa yang aktif. Terbukti saat pelaku berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dirinya pada saat kegiatan interaktif di akhir minggu.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







