Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar mengatakan pihaknya juga mendapat laporan masyarakat bahwa telah terjadi peningkatan debu batu bara baik di darat maupun di atas permukaan air khususnya kawasan yang berdekatan dengan stokcfile PT Talenta Bumi di sekitar Sungai Barito.
Terlebih alur Sungai Barito menjadi transportasi air utama yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahan besar pengangkut tambang batu bara dan kapal-kapal lainnya. Fahrin meminta persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti agar tak berdampak besar bagi masyarakat.
BACA JUGA:
Duh! Udara Kota Banjarmasin Tidak Sehat, DLH Imbau Ini Kepada Masyarakat
“Kami khawatir dugaan tercemarnya akibat batu bara membuat air tak sehat. Selama ini digunakan sebagai bahan baku air minum oleh PDAM yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Untuk membahas lebih dalam, dalam waktu dekat Komisi III DPRD Kalsel akan memanggil juga Dinas Perhubungan dan pihak perusahaan pertambangan yang beraktivitas di sana.
“Rapat masih kurang lengkap. Ke depan dijadwal kembali untuk menghadirkan Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait lainnya,” janji Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : Elpian







