Bahkan, ia juga menilai bahwa WDA merupakan anak yang baik dan sering bertukar cerita dengan dirinya.
“Orangnya baik dia juga sering bercerita kepada saya, tapi kenapa dirinya rela mengakhiri hidupnya dengan seperti ini,” ucapnya.
BACA JUGA:
Bawa Sajam Tanpa Izin, Pria Warga Hantakan Dayak HST Diringkus Polisi di Tabalong
Ia mengaku, terakhir kali bertemu dengan WDA sekitar satu minggu yang lalu.
“Kalau tidak salah satu minggu yang lalu, pada saat acara maulid di rumah keluarga saya,” jelas Wenda.
Di samping itu, Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol M Noor Chaidir melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Andai, Aiptu Andri Supranto menjelaskan, posisi korban ditemukan pertama kali, oleh anak kandungnya yang tergantung di lantai dua rumahnya.
“Korban ditemukan oleh anaknya, saat itu ia datang bersama ibu korban (neneknya), lalu si anak membuka pintu. Setelah masuk, ia langsung cerita kepada neneknya kalau melihat ibunya tidur diatas,” ujar Aiptu Andri.







