BARABAI, Kalimantanlive.com – Seorang pendaki yang diduga mengalami sakit atau kondisi melemah (kelelahan) di tengah pendakian Gunung Halau-Halau di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalsel, menderita sakit di tengah pendakian.
Informasi tersebut diterima tim relawan pencaharian, pada Minggu (1/10/2023). Dan kemudian ditindaklanjuti tim SAR gabungan, hingga akhirnya berhasil mengevakuasi korban turun permukiman penduduk, kemudian yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit terdekat.
BACA JUGA:
Kronologi Gadis Muda di Bone Diperkosa Bergilir di Rumah Kebun, Polisi Bekuk 10 Pria
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, Al Amrad menjelaskan, pendakian tersebut dilakukan oleh korban dan temannya, terdiri dari tujuh orang yang semuanya merupakan mahasiswa dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

“Mereka adalah gabungan mahasiswa yang pergi mendaki gunung halau-halau sejak tanggal 27 September lalu, dan dijadwalkan turun (kembali) pada tanggal 30 September,” ucap Al Amrad melalui siaran persnya, Minggu (1/10/23) malam.
Lebih lanjut, ia mengatakan, dari pendakian tujuh mahasiswa tersebut, yakni seorang wanita bernama Ayu, tiba-tiba merasa lemah dan sakit, sehingga tidak bisa meneruskan perjalanan untuk turun.







