Bertambah banyak jumlah siswa yang datang ke masjid karena kegiatan ini dijadikan sebagai pelajaran ekstrakulikuler.
“Mereka diberikan nilai sesuai dengan keinginan pimpinan kita, Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar. Mereka diberi reward lewat sekolah masing-masing,” tegasnya.
Progam SDSM bukan abal-abal, tapi program yang akan mengahantarkan anak kita menjadi manusia berkualitas di masa depan.
Dari data Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, saat ini ada masjid yang tidak bisa menampung siswa karena penuh. Siswa yang menginap mulanya hanya 20 orang namun kini menjadi 70 dan 80 orang.
Untuk memantau perkembangan anak yang bermalam di masjid, pihak, jelas Amiluddin, pihaknya punya aplikasi yang setiap hari bisa diuptade teman teman operator sekolah.
Kalimantanlive.com/Desy
Editor: elpian







