Dibayar Rp16 Juta, Amanda Manopo: Bayaran Tak Sebanding dengan Terseret Kasus Judi Online

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pesinetron Amanda Manopo menjalani pemeriksaan oleh penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait dugaan mempromosikan judi online.

Kepada penyidik, sang artis mengaku tidak menyadari kalau dirinya mempromosikan judi online. Sepengetahuan dia, dirinya hanya mempromosikan game biasa.

Amanda menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 10 jam dan baru keluar dari gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 21.02 WIB.

# Baca Juga :Wulan Guritno Dipanggil Bareskrim Diduga Promo Judi Online, ALMI Laporkan 26 Artis

# Baca Juga :Pria di Kandangan Diamankan Satreskrim Polres HSS, Resahkan Jadi Bandar Judi Online

# Baca Juga :Setelah Apin BK, Polri Bakal Kembali Bawa Pulang 3 Buronan Judi Online dari Kamboja Hari Ini

# Baca Juga :Bunuh Diri karena Terlilit Utang Judi Online, Buruh Pabrik di Tangerang Ini Tinggalkan Surat Wasiat

Mantan pacar Billy Syahputra itu dipanggil untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terkait kasus tersebut.

“Pertanyaannya tidak begitu banyak, saya juga dibantu lawyer saya sama manajer saya,” papar Amanda Manopo pada Senin (2/10).

Dalam pengakuannya, Amanda sama sekali tidak mengetahui konten video promosi itu adalah sebuah situs judi online.

“Tidak, saya tidak tahu. Yang saya tahu itu memang hanya game online saja. Saya tidak tahu-menahu soal judi online,” ucap wanita yang akrab disapa Manda itu.

“Saya memenuhi panggilan saja, saya tidak ada niatan yang aneh-aneh dan memang ingin menjelaskan secara detail bahwa semua baik-baik saja, jadi ada kesalahpahaman aja,” sambungnya.

Ia mengaku kecewa lantaran telah menerima endorse situs judi online tersebut.

Menurutnya bayaran yang diberikan tidak sebanding dengan namanya yang ikut terseret dalam kasus judi online.

“Fee-nya kalau tahu juga ya Allah. Tanya aja sama kuasa hukum dan manajer saya,” kata Manda.

Sementara itu Ina Rachman selaku pengacara Amanda Manopo mengatakan kliennya mendapatkan bayaran sebesar Rp16 juta untuk mempromosikan situs judi online tersebut.

“Jadi pada saat Manda ditawari proyek itu lewat manajernya, Rico, katanya game online, dan itu ada pertanyaan dari yang ngajaknya itu melalui Rico itu hanya sebatas game online. Jadi bukan judi online. Jadi memang Manda tidak tahu sama sekali,” jelas Ina.

Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri terus melakukan pengusutan terkait dugaan sejumlah publik figur yang diduga mempromosikan judi online.Sebelum memeriksa Amanda Manopo, Dittipidsiber Bareskrim Polri sudah lebih dulu memeriksa artis Wulan Guritno, Yuki Kato, dan Cupi Cupita.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber