“Kita harus mensosialisasikan ini ke masyarakat agar mereka mengetahui ke mana uang yang mereka bayarkan selama ini. Seperti untuk membangun jalan, infrastruktur dan lainnya demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Paman Yani.
Sosialisasi yang kerap dilakukan Wakil Rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, terbukti memicu semangat masyarakat untuk membangun daerah melalui taat pajak.
BACA JUGA:
Paman Yani Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H: Berharap Kalsel Pulih dari Asap
Kepala UPPD Samsat Batulicin Indra Abdillah mengatakan capaian realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mereka hingga triwulan ketiga (Januari-September) tahun 2023 sudah mencapai 81 persen. Jauh dari target yang diberikan pada periode tersebut sebesar 65 persen.
“Saya rasa tingkat kesadaran warga di Tanah Bumbu terhadap wajib pajak sudah semakin tinggi. Tentunya ini tidak terlepas dari program penghapusan denda yang diberikan Pemprov Kalsel pada HUT Kalsel kemarin ditambah sosialisasi tentang pajak yang terus disampaikan Paman Yani ke masyarakat,” ungkapnya.
Indra mengaku sangat mengapresiasi upaya Paman Yani, dalam mensosialisasikan wajib pajak dengan terjun langsung ke masyarakat.
“Apa yang beliau lakukan jelas jadi pemicu semangat kami untuk lebih mendongkrak pendapatan melalui hasil pajak. Karena pajak itu dari rakyat dan juga untuk rakyat,” tutupnya.
Kalimantanlive.com/SYA/Hms DPRD Kalsel
Editor : elpian







