BANJARMASIN, kalimamtanlive.com – Ditemukannya aksi catcalling di lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan di kalangan mahasiswa khususnya para perempuan.
Catcalling yang termasuk tindakan pelecehan seksual di ruang publik seperti siulan, godaan, penggunaan kata kasar, dan komentar terhadap bentuk fisik perempuan yang tidak dikenal pun tak pelak berdampak terhadap kehidupan sosial korban.
Korban berinisial WD, mahasiswa ULM menceritakan mendapatkan aksi catcalling ketika melakukan jogging di area kampus.
“Waktu saya jogging banyak anak motor sedang kumpul-kumpul yang mengejek bahkan melakukan catcalling,” paparnya.
Ia mengutarakan sejak kejadian tersebut sangat berdampak pada rasa percaya dirinya untuk berinteraksi sehari-hari.
“Selalu takut bertemu orang yang tidak dikenal bahkan sempat sampai menangis,” ungkapnya.







