KALIMANTANLIVE.COM – Alwi Farhan di tunggal putra dan Chiara Marvella Handoyo untuk tunggal putri menjadi tumpuan Indonesia di babak final Kejuaraan Dunia Junior 2023.
Namun, nasib berbeda dialami dua wakil Indonesia yang tampil pada babak final Kejuaraan Dunia Junior 2023 tersebut.
Berlaga di The Podium Arena, Spokane Amerika Serikat, Minggu (8/10/2023) waktu setempat, Alwi dan Chiara menorehkan hasil yang berbeda.
# Baca Juga :Pebulutangkis Muda Indonesia Az Zahra Putri Dania Meninggal, Atlet Tim Junior Indonesia
# Baca Juga :Jadwal Perempat Final Hong Kong Open 2023 – Gregoria dan Jonatan Jumpai Diadang Pemain Kuat
# Baca Juga :Semifinal China Open 2023 – Jonatan Vs Axelsen Pukul 17.00 WIB, Mampukah Jojo?
# Baca Juga :Resmi, 27 Atlet Ini Resmi Jadi PNS, 20 dari Bulu Tangkis, Ginting, Jojo, Fajar/Rian hingga Marcus/Kevin
Pada tunggal putra, Alwi Farhan memetik hasil luar biasa pada babak final Kejuaraan Dunia Junior 2023.
Menempati unggulan keempat, Alwi tampil solid saat berhadapan dengan Hu Zhe An dari China.
Unggulan ketiga tersebut bukanlah lawan yang asing bagi Alwi yang baru bersua pada bulan Juli lalu di Yogyakarta.
Dalam Kejuaraan Asia Junior 2023, Alwi dan Hu Zhen An saling berhadapan sebanyak dua kali dengan masing-masing meraih 1 kemenangan.
Berlaga di venue yang sama, Alwi merebut gelar juara Kejuaraan Dunia Junior 2023 usai menang atas Hu Zhe An melalui rubber game 21-19, 19-21, 21-14.
Dengan kemenangan di final Kejuaraan Dunia 2023 ini, pemain jebolan PB Exist tersebut resmi mencetak sejarah untuk Indonesia.
Alwi menjadi pemain tunggal putra pertama Indonesia yang meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Junior sejak ajang ini pertama kali bergulir pada 1992.
Chiara juara kedua
Sementara itu, tampil terlebih dulu, Chiara harus berhadapan dengan unggulan kedua asal Thailand Pitchamon Opatniputh yang menduduki unggulan kedua.
Recommended by
Tunggal putri binaan PB Djarum tersebut mendapatkan pelajaran berharga dalam menghadapi Opatniputh yang merupakan lawan tangguh.
Pemain berusia 16 tahun itu sudah tiga kali menjuarai turnamen senior yakni Swedish Open, Denmark Masters dan Bahrain International Challenge.
Menjalani pertandingan selama 34 menit, Chiara harus menyerah di tangan Opatniputh melalui straight game atau dua gim langsung 11-21, 9-21.
Dengan hasil ini membuat Chiara harus puas membawa pulang gelar sebagai runner-up Kejuaraan Dunia Junior 2023 ini.
Chiara belum berhasil mengikuti jejak dan mengulang prestasi seniornya Gregoria Mariska Tunjung pada 2017.
Baca Juga: Jadwal Final Kejuaraan Dunia Junior 2023 – Misi 2 Wakil Indonesia Hadirkan Senyum untuk Bulu Tangkis Indonesia
Hasil final Kejuaraan Dunia Junior 2023:
XD – Zhu Yi Jun/Huang Ke Xin (China) vs Liao Pin Yi/Zhang Jia Han (China) 10-21, 21-16, 22-24
WS – Pitchamon Opatniputh (Thailand) vs Chiara Marvella Handoyo (Indonesia) 11-21, 9-21
MS – Hu Zhe An (China) vs Alwi Farhan (Indonesia) 19-21, 21-19, 14-21
WD – Francesca Corbett/Allison Lee (Amerika Serikat) vs Maya Taguchi/Aya Tamaki (Jepang) 21-12, 13-21, 15-21
MD – Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng (Taiwan) vs Ma Shang/Zhu Yi Jun (China) 21-17, 17-21, 15-21.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







