Kejadian yang tak sama sekali disangka-sangka, akibat pesta miras itu justru berujung mewarnai pertikaian berdarah di kawasan tersebut.
“Kejadiannya sangat cepat, mereka pesta dan berujung ribut (cekcok), hingga terjadilah penganiayaan (perkelahian),” ucap Kompol Chaidir, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aries Wibawa kepada awak media.
BACA JUGA:
Korban Tewas Perkelahian di Kampung Kenanga Sungai Jingah Banjarmasin Bertambah Jadi Dua Orang
Ia menuturkan, keterlibatan korban lain dalam peristiwa itu terjadi saat HA (korban pertama) tiba di rumah keluarga lainnya, dengan kondisi terluka akibat terkena senjata tajam (Sajam) jenis tombak oleh pelaku BR.
Melihat rekannya terluka, empat korban lainnya MTA, SR, SB, dan DD pun mencoba mendatangi pelaku. Namun rupanya, kehadiran para korban ini sudah dihadang oleh para pelaku.
Dimana serangan pertama pelaku kembali terarah kepada korban MTA. Dimana ia mengalami lima mata luka akibat serangan Sajam tombak pelaku.
Selain MTA, serangan Sajam juga berdampak ke empat korban lainnya. Termasuk pula korban DD yang mengalami dua mata luka.







