“Kejadiannya sangat cepat, mereka pesta dan berujung ribut (cekcok), hingga terjadilah penganiayaan (perkelahian),” ucap Kompol Chaidir, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aries Wibawa kepada awak media.
Ia menuturkan, keterlibatan korban lain dalam peristiwa itu terjadi saat HA (korban pertama) tiba di rumah keluarga lainnya, dengan kondisi terluka akibat terkena senjata tajam (Sajam) jenis tombak oleh pelaku BR.
BACA JUGA:
Korban Tewas Perkelahian di Kampung Kenanga Sungai Jingah Banjarmasin Bertambah Jadi Dua Orang
Melihat rekannya terluka, tiga korban lainnya MTA, SR, dan SB pun mencoba mendatangi pelaku. Namun rupanya, kehadiran para korban ini sudah dihadang oleh para pelaku.
Dimana serangan pertama pelaku kembali terarah kepada korban MTA. Dimana ia mengalami lima mata luka akibat serangan Sajam tombak pelaku.
Selain MTA, serangan Sajam juga berdampak ke empat korban lainnya. Termasuk pula korban DD yang mengalami dua mata luka.
Suasana mulai reda, keempat korban kemudian dievakuasi warga ke rumah rumah sakit. Tak terkecuali DD yang saat itu dinyatakan hilang usai dilukai pelaku.
“Saat dievakuasi ke rumah sakit, satu korban yakni MTA dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kapolsek Banjarmasin Utara.







