4 Hari Bentrok Maut Seruyan Kalteng Belum Ada Tersangka, Polda Kalteng: Investigasi Sedang Berjalan

SERUYAN, KALIMANTANLIVE.COM – Konflik agraria susulan di Desa Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah merenggut korban jiwa, Sabtu (7/10/2023), Gijik, seorang warga tewas saat warga aksi menuntut kebun sawit plasma dari perusahaan, PT Hamparan Massawit Bangun Persada (HMBP).

Meski kasus pembunuhan pendemo bernama Gijik sudah berlalu beberapa hari, namun polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Pihak Polda Kalteng berdalih sampai saat ini pihaknya masih melakukan investigasi. “Investigasi sedang berjalan,” jelas Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, Senin (9/10/2023).

# Baca Juga :Panglima Pasukan Merah Kutuk Polisi yang Tembak Mati Warga Seruyan, DPR RI: Pelanggaran HAM Berat

# Baca Juga :Seorang Polisi Tertembak di Pipi saat Amankan Bentrokan Warga di Maluku Tengah, 2 Warga Tewas & Banyak Rumah Dibakar

Klaim polisi, situasi di Desa Bangkal Seruyan, sudah kondusif. Bahkan, kata dia, perusahaan telah beraktivitas seperti semula.

“Tapi personel keamanan masih berjaga di sana untuk mengantisipasi situasi,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menangkap 20 orang pelaku bentrokan, di mana 5 di antaranya terindikasi positif menggunakan narkoba jenis sabu berdasarkan tes urin.

Sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, tojok, senjata api berjenis air soft gun, dan ketapel juga telah diamankan oleh petugas.

Warga Seruyan yang tewas bernama Gijik, berusia 35 tahun. Korban merupakan satu dari puluhan peserta demo yang telah berlangsung selama 23 hari.