4 Hari Bentrok Maut Seruyan Kalteng Belum Ada Tersangka, Polda Kalteng: Investigasi Sedang Berjalan

Perdebatan antara warga dan perusahaan tersebut telah terjadi selama puluhan tahun dan tidak juga terselesaikan hingga kini. Belakangan Komnas HAM juga turut turun tangan.

“Kami menyesalkan tindakan kekerasan yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia, dan luka berat,” ujarnya.

Tak cuma Komnas HAM, Kompolnas juga menaruh atensinya. Mereka mendorong agar pelaku penembakan segera diperiksa.

“Mengingat jatuhnya korban jiwa dan luka berat. Perlu dilihat aturan-aturan terkait penggunaan kekuatan dan penghormatan Asasi Manusia apakah sudah diterapkan dengan benar,” ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti.

Tak becus

Bentrok maut warga dan aparat di kebun sawit Desa Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah menelan korban jiwa. Polisi dianggap tak becus dengan menjadi beking perusahaan alih-alih pengayom masyarakat.

Warga tewas dalam perjuangannya menuntut kebun sawit rakyat atau plasma dari perusahaan PT HMBP, Sabtu 7 Oktober 2023.

“Saya minta Kemenkumham segera mengumumkan pemilik lahan dan pemegang sahamnya agar rakyat tahu siapa mereka sehingga aparat mau “dijadikan alat” perlindungan,” jelas Anang Rosadi Adenansi, pemerhati sosial Kalimantan, Selasa (10/10/2023).

Anang melihat keterlibatan polisi dalam bentrokan maut terus harus diusut tuntas. Praktik beking ini harus disetop. Dan pelakunya harus diusut tuntas.