BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Husnul Khatimah mengapresiasi Politeknik Unggulan Kalimantan (Polanka).
Polanka dinilai terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam mendukung keberhasilan pembangunan pendidikan, guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang kesehatan di Kalsel.
“Hal ini terbukti Polanka telah berhasil melahirkan para sarjana, insan-insan cendekia yang berkualitas dalam menjalankan amanah dan bersinergi membangun Banua,” kata Husnul pada Wisuda ke-7 Polanka, Banjarmasin, Selasa (10/10/2023).
# Baca Juga :Pendaftaran Penerimaan Calon PPPK 2023 di Lingkungan Pemprov Kalsel Diperpanjang, Ingat Cuma Hari Ini!
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Belajar Bersama di Museum dan Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D
# Baca Juga :Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru, BI Kalsel dan Pemprov Gelar South Borneo Expo 2023 di Tunjungan Plaza Surabaya
# Baca Juga :Untuk Pencitraan Anggota DPRD di Media Massa, Pemprov Kalsel Beri Rp 5 Juta Per Anggota Dewan
Diutarakan Husnul, Pemprov Kalsel sangat membutuhkan SDM yang unggul di semua bidang, seperti SDM berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan bidang kesehatan.
“Kita tahu kesehatan adalah hak dasar setiap individu dan masyarakat. Sebab, Kalsel memiliki berbagai tantangan di bidang kesehatan yang memerlukan perhatian dan tindakan serius,” tutur Husnul.
Husnul menjelaskan, dengan gelar yang diterima dari Polanka dapat memegang kunci penting untuk menciptakan perubahan yang berarti di masyarakat kedepannya.
“Sehingga dapat menjadi pelopor dalam membantu mengedukasi dan melatih generasi berikutnya agar layanan kesehatan kita benar-benar berkualitas,” ungkap Husnul.
Sementara itu, Direktur Polanka, Husin menyampaikan, pihaknya mewisuda sebanyak 83 mahasiswa yang terbagi dalam lima Program Studi (Prodi) D3, yaitu Farmasi, Fisioterapi, Teknik Elektromedik, Analis Kesehatan, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan.
“Kami ingin semua lulusan Polanka dapat terserap dunia kerja dan mampu berkontribusi dalam memajukan pembangunan di Banua,” kata Husin.
Di tahun ini, ada 23 lulusan Polanka yang telah terserap dunia kerja sebelum menjalani wisuda. Bahkan, ada yang bekerja di pulau Jawa.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD










