Meski Diragukan Keasliannya, Beras Jenis IR yang Dibagikan Pemko Banjarbaru Layak Dikonsumsi

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Video viral terkait keaslian beras yang dibagikan Pemerintah Kota Banjarbaru sempat membuat warga yang tinggal di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan tersebut resah.

Pasalnya, video yang beredar berdurasi 1 menit 49 detik tersebut telah diunggah ke platfom media sosial membuat warga berpandangan miring terkait beras bantuan dari Pemerintah Kota Banjarbaru.

# Baca Juga :Wujudkan Kesetaraan Gender Diberbagai Sektor, Pemko Banjarbaru Gelar Rakor PUG

# Baca Juga :Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Banjarbaru, Jadi yang Pertama Sukses di Kalsel

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Gelar Pertemuan dengan 40 Ustadz dan Ustadzah yang Ingin ke Hadramaut

# Baca Juga :Saat Rapat Paripurna, Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Raperda Pencabutan IPPT

Beberapa nitizen Banjarbaru menduga bahwa beras yang mereka terima tidak berkualitas atau bahkan diasumsikan tidak layak untuk dikonsumsi atau ada yang menyebut beras sintetis.

Menanggapi hal tersebut, Camat Landasan Ulin, Bambang Supriyanto menegaskan, bahwa beras bantuan dari Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Bulog yang didistribusikan di Kelurahan Landasan Ulin Timur merupakan beras yang layak untuk dikonsumsi oleh warga.

“Jadi kami menghimbau kepada seluruh warga khususnya Kecamatan Landasan Ulin untuk tidak ragu mengkonsumsi beras bantuan dari Pemerintah Kota Banjarbaru, yang disalurkan melalui Bulog,” tegasnya pada Kamis (12/10/2023)

Lanjut Bambang, untuk beras yang dibagikan oleh Bulog tersebut sesuai informasi dari Kepala Bulog Perwakilan Kalimantan Selatan, yakni jenis IR.

“Dari pihak pembuat video viral beras tersebut telah kami panggil ke Kecamatan, jadi kami pertemukan dengan Kepala Bulog Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh pejabat Bulog, Kapolsek Liang Anggang, Danramil Liang Anggang, Lurah Landasan Ulin Timur dan Ketua Forum RT RW Kecamatan Landasan Ulin,” ucapnya.

Masih kata Bambang, sang pembuat video viral tersebut melihat langsung pembuatan beras yang dimasak, yang dipraktikkan dan diuji langsung oleh Manajer Pengadaan Bulog sekaligus menyakinkan bahwa beras pembagian tersebut sangat layak untuk dikonsumsi.

“Dari hasil pertamuan di Kantor Kecamatan Landasan Ulin, sang pembuat video viral tersebut akhirnya meminta maaf kepada masyarakat luas atas beredarnya video tersebut,” ujarnya.

Diinformasikan, beras jenis IR hasil dari bantuan melalui Bulog ini memang teksturnya pulen dan lengket sekaligus lembek. Jadi apabila dilempar tidak rusak namun sangat layak untuk konsumsi, berbeda teksturnya dengan beras lokal yang dijual dipasaran.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)

editor : NMD