Antisipasi Kemarau Akibat El Nino, Pemprov Kalsel Panen Raya di Desa Penggalaman Banjar

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atau Pemprov Kalsel kembali melakukan syukuran panen padi yang dilaksanakan di Desa Penggalaman, Kabupaten Banjar, Senin (16/10/2023).

Panen padi ini dalam rangka mengantisipasi dampak El Nino di Provinsi Kalsel.

Gubernur Kalsel, H Sahbrin Noor mengungkapkan rasa syukur, walaupun musim kemarau, tetapi Kalimantan Selatan bisa terus melaksanakan panen raya padi.

# Baca Juga :Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Panen Padi di Desa Ampukung Kelua, Bagikan Bantuan Mesin Padi dan Rencanakan Pembangunan Jalan Usaha Tani

# Baca Juga :Musim Kemarau, Wali Kota Banjarbaru Malah Panen Padi Lokal 72 Ha di Kelurahan Palam

# Baca Juga :Panen Padi Sawah di Desa Pembelacanan, Sekretaris Daerah Kotabaru: Konsistenlah Kualitas Tanam

# Baca Juga :Tanah Bumbu Masuki Masa Panen Padi, Kepala DKPP Hairuddin Berharap Bisa Stabilkan Harga Beras

“Syukuran panen padi merupakan salah satu kegiatan untuk mewujudkan rasa syukur kita kepada sang pencipta, karena kita masih bisa diberikan panen padi walaupun di musim seperti ini,” ucapnya, di Kabupaten Banjar, Senin (16/10/2023).

Untuk itu, Ia berharap dengan syukuran panen raya padi, Kalsel bisa terus melakukan panen dan tanam padi untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan menyiapkan produksi sebanyak 1 juta hektare.

“Bunga tetap mekar, walau kemarau melanda. Kita akan terus bergerak semaksimal mungkin memberikan yang terbaik dalam usaha untuk kesejahteraan rakyat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman menjelaskan, panen padi dilaksanakan di Kelompok Tani Bisa Marga Jaya.

“Panen padi ini akan terus berlangsung sampai akhir 9ktober dengan luas hamparan di Desa Penggalaman sekitar 300 Ha. Serta nantinya pada November akan kembali melakukan panen seluas 50 Ha,” tuturnya.

Ia menerangkan, untuk produktivitas panen kali ini mengalami kenaikan, yang biasanya pada musim kemarau hanya 4 ton per Ha, sekarang bisa berada di 6 ton per Ha.

“Hingga saat ini, untuk produksi di Kalimantan Selatan mencapai 850 ribu ton dengan target 1 juta ton. Semoga dengan kerja keras kita, Kalimantan Selatan bisa mencapai target yang diberikan oleh kementerian,” pungkasnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD