“Kita bangun jembatan melibatkan arsitek untuk mendesain jembatan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki unsur estetika,” tegas Basuki.
Basuki juga mengupas realisasi konsep green infrastructure untuk mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.
“Misalnya, ketika kita bangun jalan, kita harus memastikan bahwa air hujan tidak mencemari sungai atau laut,” ungkapnya.
Menteri PUPR menghimbau semua pihak, termasuk pemerintah dan swasta, untuk memperhatikan visi keberlanjutan.
BACA JUGA: Rumah Menteri di IKN Seharga Rp 509 Miliar, Kementerian PUPR Mulai Lelang
“20 tahun itu tidak lama, sangat sebentar. Kita harus mulai dari sekarang, tidak hanya dengan pameran, tapi juga dengan tindakan nyata. Semua pihak, seperti PUPR, IAI, PII, real estate, bertanggung jawab mewujudkan ‘Suatu Hari Yang Baik’ di 2045,” pungkas Basuki.
Direktur Jendral Cipta Karya, Diana Kusumastuti, menegaskan komitmen untuk mewujudkan visi tersebut sejak sekarang.
“Mudah-mudahan kita bisa mewujudkan mulai dari sekarang. Saya tidak mengatakan 2045, tapi mulai dari sekarang upaya-upayanya,” ujar Diana.
Sebelum meninjau pameran, Basuki juga turut serta dalam acara fun walk dan parade bersih-bersih dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia (HHD) dan Hari Kota Dunia (HKD) 2023.







