Menteri LHK mengucapkan selamat dan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur sekolah termasuk warga masyarakat sekitar sekolah.
Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus sangat bersyukur atas diperolehnya penghargaan Adiwiyata Nasional ini sebagai apresiasi atas upaya besama yang dilakukan sekolah bersama Dinas LH, sekolah, masyarakat dan instansi terkait lainnya.
“Tentunya ini merupakan penghargaan yang sangat membanggakan Daerah Kabupaten Kotabaru, karena 3 dari 15 sekolah yang menerima penghargaan ini se Kalimantan Selatan, adanya di Kotabaru. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama para pengelola sekolah dan siswa yang telah berperan aktif dalam mengelola lingkungan sekolahnya masing-masing, seperti pemilahan sampah, terutama mengelola sampah plastik, dan penanaman pohon-pohon.” ungkapnya.
BACA JUGA: Sekda Kotabaru Said Akhmad Serahkan Kunci Layak Huni Kepada Warga Korban Kebakaran Patmaraga
“Apalagi di musim kemarau panjang seperti ini, banyak lahan terbakar, peran sekolah dalam menjaga hutan dan lahan sangat kita harapkan. Semoga di tahun-tahun yang akan datang akan lebih banyak lagi sekolah kita yang mendapatkan adiwiyata ini, karena diawali dari sekolah lah kita harapkan kelak anak-anak kita akan menjadi pemimpin yang berakhlak dan peduli lingkungan.” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, H M Maulidiansyah, mengatakan bahwa pada penilaian Adiwiyata yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, Kabupaten Kotabaru mengikutsertakan 6 sekolah yang dinonimasikan, namun hanya 3 yang berhasil meraih penghargaan, namun ini sudah meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 1 sekolah yang berhasil, yaitu SMAN 1 Kelumpang Hulu.
“Elemen atau prinsip utama dalam Adiwiyata ini antara lain adalah menjaga kebersihan, fungsi sanitasi, mengelola sampah dengan 3R, menanam dan memelihara pohon, konservasi air, konservasi energi, dan inovasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan” jelasnya.










