BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kelurahan Pemurus Dalam Banjarmasin Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) Komitmen bersama penurunan angka stunting, di Aula Kelurahan Pemurus Dalam, Kamis (19/10/23) pagi.
Kegiatan dipimpin Lurah Pemurus Dalam Banjarmasin, Shelleya Desseta, dihadiri Sekretaris Camat Banjarmasin Selatan Mariani, Kepala Puskesmas Pemurus Dalam, dr. Taufik, Ketua RT di lingkungan Kelurahan, dan masyarakat.
Shelleya mengatakan, rakor ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pihaknya, untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kelurahan Pemurus Dalam yang masih menjadi perhatian.
BACA JUGA: Hanya Untuk Pilkada, Pemko Banjarmasin Gelontorkan Dana Hibah Rp 50 M kepada KPU Banjarmasin
BACA JUGA: Wujudkan Pemilu Damai Tahun 2024 Mendatang, KPU dan Polresta Banjarmasin Jalin Sinergi Bersama
Meskipun dari data mengalami penurunan, namun upaya ini masih menjadi hal serius untuk penanganannya.
Menurutnya, saat ini angka stunting di wilayahnya tercatat ada 66 orang penderita. Sementara dari angka penurunan tersebut, ia menyebutkan ada sebanyak 10 orang dari angka data sebelumnya berjumlah 77 orang.

“Ini menjadi perhatian serius. Bahkan sebelum rakor, kita juga sudah melaksanakan kegiatan rembuk. Dari kegiatan sebelumnya, bisa menjadi evaluasi kita untuk rakor kali ini,” ujarnya.
Kemudian, ia menyebut, rata-rata penderita stunting di Kelurahan Pemurus Dalam ada pada usia 2 tahun. Sehingga prepare untuk penanganannya juga difokuskan kepada ibu hamil.







