Peringatan Dini Jumat 20 Oktober 2023, BMKG: Cuaca Ekstrem di 8 Wilayah, Kalteng Hujan Petir dan Angin

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di delapan wilayah di Tanah Air, Jumat (20/10/2023).

Peringatan dini BMKG besok mengatakan, ada beberapa wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem, baik hujan lebat, hujan petir, atau angin kencang, seperti sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng).

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Kamis 19 Oktober 2023, BMKG: 26 Wilayah Bercuaca Ekstrem, Kalsel Hujan Petir

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Selasa 17 Oktober 2023, BMKG: Hujan Lebat Guyur 14 Wilayah Termasuk Kalsel

# Baca Juga :Waspada! Suhu Panas RI Bisa Tembus 40 Derajat Celsius, BMKG Sebut Faktor Penyebabnya

# Baca Juga :Info Cuaca Besok 15 Oktober 2023 di 33 Kota, BMKG: Jambi, Banjarmasin, Palangkaraya, Palembang Waspada Asap!

Dilansir dari laman resmi bmkg.go.id, berikut rincian cuaca ekstrem Jumat (20/10/2023):

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Kalimantan Tengah

Sumatera Barat

Kep. Riau

Kep. Bangka Belitung

Lampung

Banten

Jawa Barat

Jawa Timur

Kalimantan Barat

Sulawesi Tengah

Maluku

Papua Barat

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Riau

Bengkulu

Jambi

Sumatera Selatan

Kalimantan Timur

Papua

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Nusa Tenggara Barat.

Penyebab cuaca ektrem

BMKG mengatakan, bibit Siklon Tropis 99W terpantau berada di sekitar Laut Cina Selatan sebelah timur Vietnam kecepatan angin maksimum 30 knots dan tekanan udara minimum 1006 hPa yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin perlambatan angin (konvergensi) di Teluk Thailand hingga Vietnam dan Laut China Selatan.

Data model menunjukkan pergerakan sistem ke arah barat laut – utara dengan potensi menjadi siklon tropis dalam kategori Tinggi.

Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya terpantau di Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Selat Karimata, Riau, Kep. Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Peningkatan Kecepatan Angin >25 knot terpantau di Laut Jawa, dan Samudera Hindia sebelah barat daya Banten, Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan sekitarnya.

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id

Posting Terkait

Jangan Lewatkan