“Dari sini kita tahu apa saja hal-hal yang perlu dievaluasi. Seperti layanan-layanan dari Pemerintah Kalsel yang masih belum bisa dijangkau oleh masyarakat khususnya mahasiswa, sehingga perlu kita tindaklanjuti lagi untuk disosialisasikan kembali,” katanya.
Sementara itu, Dit Intelkam Polda Kalsel, Iptu Muhammad Dicky Khairil, menyampaikan, peran pihaknya di Kepolisian Kalsel terutama dalam penanganan bagian cyber yang cenderung di dalam dunia digital terhadap penggunaannya.
BACA JUGA:
Meriahkan ICCF 2023, Dekranasda Banjarmasin Gelar Dekrashow 3 Dengan Mengangkat Tema Sasirangan
Ia menjelaskan, secara spesifik perjalan jejak digital seseorang dalam mengakses sesuatu sama sekali tak bisa dihilangkan (dihapuskan). Terlebih dalam penggunaan media sosial yang memiliki arah negatif.
Namun demikian, ia menyebut tugas pihaknya dari Kepolisian juga penting dalam hal memberikan sosialisasi hingga pengawasan kepada masyarakat.
“Mari dari itu saya ingatkan untuk semuanya agar tetap tetap selalu dijalan yang benar, selalu ikuti aturan dan belajar orang-orang yang lebih tahu,” ujarnya.
Menurutnya, di Kalsel sendiri memiliki peluang, tak hanya dari komunikasi dan informasi. Untuk itu, pihaknya dari Polda Kalsel akan berupaya untuk memberikan keamanan maksimal bagi masyarakat.
“Karena keamanan bukan hanya dari lingkup dunia nyata, tapi juga dunia digital,” jelasnya.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







