“Kita harus mensinkronkan terlebih dahulu data identitas para pelaku dengan kartu keluarga atau akta kelahiran dari para pelaku,” jelasnya.
Kemudian, ia mengatakan saat masih belum dapat terindikasi kalau para pelaku merupakan anggota geng motor.
Tak lupa, ia juga mengimbau, kepada masyarakat dan semua pihak agar jangan langsung menuding ini perbuatan anak-anak geng motor.
“Karena hal itu dapat membuat paradigma di masyarakat, kalau di Kota Banjarmasin ini banyak geng motor yang sifatnya brutal,” jelasnya.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







