“Pada pertemuan tersebut saya juga ada menyampaikan data insiden Malaria 2022 dan 2023 di Bumi Bersujud,” ungkap Ambo Sakka.
Kegiatan ini diadakan berdasarkan surat dari Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, atas nama Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang mencatat bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian penyakit.
Kalimantanlive.com/Desy
Editor: surya







