Prihatin Pelajar Terlibat Geng Motor, Kadisdik Banjarmasin Bakal Lakukan Tindakan Serius di Sekolah

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, mengaku prihatin melihat maraknya aksi gengster atau geng motor yang membuat resah warga di Kota Banjarmasin dalam beberapa waktu lalu.

Beruntung aksi anarkis geng motor itu berhasil diredam pihak Polresta Banjarmasin dengan mengamankan terduga pelaku yang berjumlah 12 orang.

Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Nuryadi merasa miris terlebih dengan para remaja yang masih berstatus pelajar di bawah umur, yang ikut terlibat dalam aksi mengundang konflik di media sosial hingga meresahkan masyarakat.

# Baca Juga :TERUNGKAP! Geng Motor di Banjarmasin Ternyata Dikendalikan dari Lapas, Kapolresta: Ketuanya Syahriandi

# Baca Juga :Usai Amankan Remaja Geng Motor, Kapolresta Banjarmasin dan Jajarannya Dapat Apresiasi DOKB

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Gelar Patroli Malam Cegah Geng Motor, Kombes Sabana: Total 12 Orang Sudah Ditahan

# Baca Juga :Maraknya Ancaman Geng Motor, Kapolresta Banjarmasin: Polisi akan Menumpas hingga ke Akar-akarnya

Kadisdik Nuryadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan di lingkungan sekolah guna mencegah pelajar terlibat aksi brutal seperti anggota geng motor yang meresahkan warga Kota Seribu Sungai ini.

“Kami akan memberikan himbauan kepada sekolah untuk lebih aktif memonitoring dan juga menyampaikan himbauan kepada orang tua untuk tidak mengizinkan anak-anaknya keluar larut malam,” ujarnya saat dihubungi kalimantanlive.com di Banjarmasin, Jumat (27/10/2023).

Nuryadi juga menyayangkan, aksi kenakalan remaja ini marak terjadi. Hanya saja, ia mengatakan bahwa pengawasan pihaknya terbatas hanya dalam segi di lingkungan sekolah.

Terlebih juga, ia menyikapi soal geng motor yang berhasil diamankan jajaran Polresta Banjarmasin. Menurutnya, kejadian tersebut sangatlah miris melihat kenakalan para remaja.

“Saya sangat prihatin melihat mereka tidak dapat mengendalikan emosi di mana tanpa ampun dan tanpa kasihan melukai orang. Artinya dari sisi norma sosialnya sudah hilang,” tuturnya.

Nuryadi pun menegaskan akan menindaklanjuti fenomena gengster maupun perkara geng motor secara serius disetiap sekolah di bawah binaan Disdik Banjarmasin.