PAD Rp 1,3 Triliun
Lebih jelas Jefri Fransyah membeberkan, info terkini yang tercatat dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), disebutkan total PAD Pemerintah Kota Banjarmasin sudah mencapai Rp1, 33 triliun.
“Total pendapatan PAD Kota Banjarmasin sendiri dari pendapatan lain-lain, dana transfer dan dana bagi hasil,” sambungnya lagi.
Sementara itu berdasarkan data dilansir Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, menyebutkan kinerja APBD Regional Kalimantan Selatan sampai dengan 30 September 2023, untuk realisasi pendapatan daerah mencapai 22,76 Triliun atau sekitar 74,89% dari target.
Pendapatan daerah ini terdiri dari Pendapatan asli daerah sebesar Rp5,25 triliun, Pendapatan Transfer Rp17,46 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp53,11 miliar.
Sedangkan dari sisi Belanja Daerah, telah terealisasi sebesar Rp18,53 triliun atau sekitar 58,56%. Realisasi Belanja Daerah ini terdiri dari Belanja Operasional sebesar Rp12,36 triliun, Belanja Modal Rp2,90 triliun, Belanja Tak Terduga Rp24,80 miliar, dan Belanja Transfer sebesar Rp3,26 triliun.
“Realisasi Belanja Daerah tertinggi pada Kabupaten Hulu Sungai Utara prosentase sebesar 72,79% dan yang paling kecil adalah pada Kabupaten Balangan sebesar 47,81%. Realisasi TKD s.d. 30 September 2023 sebesar 15,72 Triliun atau 67,56% dari pagu. Capaian ini meningkat 19,80% dibandingkan tahun lalu,” terang Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi, saat Publikasi ALCo Regional Kalsel di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kalselteng di Banjarmasin, beberapa saat lalu.
Dikatakan Syafriadi, capaian tersebut dimulai dengan rincian Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp6,21 triliun, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp6,01 triliun, DAK Fisik sebesar Rp585,14 miliar, DAK Non Fisik sebesar Rp1,67 triliun, Hibah Rp0,73 miliar, Dana Desa Rp1,16 triliun, dan Intensif Fiskal sebesar Rp74,05 miliar.







