Antisipasi Kemarau, TNI AL Kotabaru Gelar Gerakan Nasional Ketahanan Pangan & Budidaya Ikan Tawar

KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – TNI AL Kotabaru melaksanakan gerakan nasional ketahanan pangan dan panen ikan air nila dan penebaran 1500 benih ikan air tawar di Mako Lanal Kotabaru, Rabu (1/11/2023).

Kegiatan secara serentak seluruh Indonesia dan dimotori jajaran TNI-Polri ini dilakukan melalui video conference (vicon) bersama Wakil Presiden RI bersama Panglima TNI dari Jakarta.

Acara juga dilanjutkan dengan penebaran 1.500 benih ikan air tawar serta panen ikan nila secara bersamaan Forkopimda Kotabaru ditambak ikan yang telah disediakan oleh Lanal Kotabaru.

# Baca Juga :Kabupaten Kotabaru Fokus Diskusi: Strategi Atasi Inflasi dan Stabilitas Harga

# Baca Juga :Pemkab Kotabaru Selenggarakan FGD: Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Pembangunan Berkelanjutan

# Baca Juga :Serunya Anak-anak TK saat Bermain, Bernyanyi dan Membaca di Perpustakaan Dispersip Kotabaru

# Baca Juga :PWI Kotabaru Berkolaborasi dengan Disdik Gelar Sosialisasi Jurnalis Masuk Sekolah

Hadir di acara tersebut Sekretaris Daerah Kotabaru Said Akhmad, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Hapsoro AP SH MH CHRMP, Kasdim 1004 Kotabaru Mayor ARM Agus Surya Sulendra, Waka Polres Kotabaru Kompol Agus Rusdi Sukandar dan Jalasenastri Lanal Kotabaru.

Danalanal Kotabaru Letkol Laut (P) Hapsoro mengatakan hari ini talah di laksanakan vicon terkait dengan ketahanan pangan secara nasional dengan wapres dan panglima TNI serta Kapolri, kita menghadapi cuaca gelombang panas.

“Banyak kekeringan otomatis mengurangi masa panen, baik itu dari tumbuhan maupun perikanan kemudian dicanangkan untuk melaksanakan ketahanan pangan, meskipun program tersebut sudah berjalan lama dari panglima TNI,” jelas Danlanal Letkol Hapsoro.

Untuk Lanal sendiri, papar Letkol Hapsoro, telah melaksanakan ketahanan pangan dengan budidaya tambak ikan air tawar yang mana di musim panas seperti sekarang lebih mudah. Dan kolam di kawasan Lanal bisa di panen sekaligus bisa sebar benihnya.

“Memilih ikan karena mudah, perawatannya gampang tidak seperti tanaman yang harus di siram setiap hari karena musim panas, kita juga memanfaatkan lahan dari Lanal yang 30 Hektar jadi yang bisa di manfaatkan 10 sampai dengan 15 Hektar untuk sekarang sisanya masih rawa dan masih di manfaatkan kita jadikan sebagai tambak dan kedepannya nanti akan memulai lagi untuk kita lanjutkan tambak,” ungkap Letkol Hapsoro.