BARABAI, KALIMANTANLIVE.COM – Hujan deras disertai angin kencang berputar membentuk puting beliung kembali menerjang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (1/11/2023) malam sekitar pukul 20.02 WITA.
Bencana alam ini menyebabkan 10 rumah warga dan dua fasilitas umum di Desa Mantaas, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) mengalami kerusakan parah.
Persentase kerusakannya pun sangat ragam. Secara umum kebanyakan bagian atap yang beterbangan dibawa tiupan angin kencang tersebut.
# Baca Juga :Tujuh Penghuni Rumah Korban Puting Beliung di Aluh-Aluh Mendapat Bantuan dari Dinsos P3AP2KB
# Baca Juga :Bantuan Korban Angin Puting Beliung di Sungai Andai, 4 Bangunan Rata dengan Tanah
# Baca Juga :Dinsos Kalsel dan Dinsos HSS Bergerak Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Puting Beliung
# Baca Juga :Satu Orang Meninggal dan 63 Rumah Rusak Setelah Puting Beliung Mengamuk Maros
Kronologi kejadian sekitar pukul 20.02 Wita, cuaca saat itu sedang hujan berangin. Di saat bersamaan angin semakin kencang dan berputar di atas permukiman warga. Bagian atap dan teras rumah warga mengalami rusak-rusak.
“Warga yang melihat kejadian tersebut langsung ke luar rumah untuk mengamankan diri,” ujar Babinsa Desa Mantaas, Koptu Hermawan, Kamis (11/2/2023) pagi.
Tak hanya kerugian materiil. Satu anak bernama Aulia dilarikan ke RSUD H Damanhuri Barabai setelah mengalami luka di kening. Total, sebanyak 10 unit rumah. Termasuk dua fasilitas umum yakni masjid dan parkiran.
Bahkan bencana alam itu sempat menimbulkan korban satu orang warga atas nama Aulia yang mengalami luka di bagian kening terkena seng.
“Saat itu korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit H Damanhuri Barabai,” jelasnya.







