UPDATE Perang Hamas vs Israel: Gaza Sekarat, 9.521 Orang Tewas Sebagian Besar Anak dan Perempuan

GAZA, KALIMANTANLIVE.COM – Perang antara kelompok Hamas Palestina dan Israel semakin memanas di hari ke-23 pada Senin (30/10/2023).

Bahkan, Israel masih terus membombardir Gaza secara membabi buta. Pada Selasa (31/10) malam, Israel melancarkan serangan udara ke kamp pengungsi Palestina terbesar di utara Gaza hingga menewaskan lebih dari 50 orang.

Jabalia, kamp pengungsi seluas 1,4 kilometer persegi atau seukuran Hyde Park di London, menjadi rumah bagi setidaknya 116 ribu warga Palestina untuk berlindung sejak perang antara Hamas vs Israel kembali pecah pada 7 Oktober lalu.

# Baca Juga :Bila Israel Tak Hentikan Serangan ke Gaza, Ini Ancaman Mengerikan Iran

# Baca Juga :Perang Hamas Vs Israel, 29 Staf PBB Tewas di Gaza, UNRWA: Setengahnya adalah Guru

# Baca Juga :Rumah Sakit di Gaza Dihantam Rudal Israel, 500 Orang Tewas Seketika, WHO Sebut Pelanggaran

# Baca Juga :Jelang Balas Dendam Israel, Warga Gaza Tolak Perintah Evakuasi: “Lebih Baik Mati Daripada Pergi”

Serangan ke kamp Jabalia ini terjadi setelah milisi Hamas dan pasukan Israel bertempur sengit seharian di utara Gaza. Israel mempercepat operasi daratnya untuk “menghancurkan” Hamas.

Di sisi lain, militer Israel berdalih serangan ke kamp Jabalia itu diperlukan demi memberangus milisi Hamas.

Tel Aviv meyakini Hamas memiliki infrastruktur militer bawah tanah di balik bangunan-bangunan tempat pengungsian Jabalia ini.

Militer Israel bahkan mengklaim gempurannya itu berhasil membunuh seorang komandan Hamas yang terlibat serangan dadakan ke negaranya pada 7 Oktober lalu.

Dikutip Associated Press (AP), per Minggu (29/10/2023) lalu, jumlah korban tewas akibat gempuran Israel ke Gaza Palestina mencapai 8.005 orang dan melukai lebih dari 20.200 orang lainnya. Sebagian besar korban tewas di Gaza merupakan anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, jumlah korban tewas di Tepi Barat Palestina sejak perang pecah juga bertambah menjadi 116 orang dan 2.000 orang lainnya terluka.

Di sisi lain, jumlah korban tewas dari pihak Israel menjadi 1.400 orang dan sekitar 5.431 orang lainnya terluka. Hamas juga dilaporkan masih menyandera sekitar 200 orang sejak serangan dadakan pada 7 Oktober lalu ke Israel.