Mendadak ambruk
Usman Sidik, dalam laga pembukaan Piala Bupati Cup tersebut, dipercaya menjadi kapten kesebelasan bernomor punggung 18 dan memperkuat tim PWI Halsel
Sedangkan Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba menjadi kapten di tim Pemkab Halsel.
Usman yang juga Wabendum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut tiba-tiba ambruk di tengah lapangan saat pertandingan.
Tim medis dan ambulans bergegas masuk ke lapangan untuk menolong Usman. Namun setelah dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.
Rencananya bupati Halsel akan dimakamkan di Kota Ternate, Maluku Utara.
Mantan jurnalis
Ketua PWI Malut Asri Fabanyo mengungkap rasa dukacita mendalam.
Menurutnya sebelum menjadi bupati Halsel, Usman Sidik adalah seorang wartawan senior.
“Kami berbelasungkawa atas meninggalnya Bupati Halsel Usman Sidik, selain sebagai pejabat, Usman juga merupakan senior dari teman-teman wartawan, karena sebelum memulai karirnya di dunia politik, beliau merupakan wartawan senior berkiprah sebagai wartawan RCTI biro Maluku Utara,” kata Asri.
Usman Sidik yang menjabat sebagai Bupati Halmahera Selatan periode 2021-2024, lahir di Orimakurunga Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan.
Semasa SMP, ia sudah bekerja sebagai buruh kasar dan semasa SMA Muhammadiyah Kota Ternate, ia menjadi buruh di Pelabuhan Bastiong.
Kemudian bekerja di bagian penanaman pohon kayu di sebuah perusahaan.
Usman Sidik kemudian meneruskan pekerjaannya dengan menjadi kontributor sejumlah stasiun televisi nasional. Ia kemudian mendirikan media cetak harian di Maluku Utara.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber









