MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Komplek Sa’adah Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (5/11/2023) siang.
Api yang membakar semak belukar dan pepohonan tersebut ditangani oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar setelah mendapatkan laporan.
# Baca Juga :Terungkap dalam Seminar di FISIP ULM, Ternyata Karhutla di Kalsel 99 Persen Akibat Ulah Manusia
# Baca Juga :BPDB Banjarmasin Berkolaborasi dengan ULM Gelar Seminar Karhutla, Mau Ikut, Ini Informasinya!
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Ingin Masyarakat Lebih Siap Menghadapi Karhutla dan Banjir
# Baca Juga :VIRAL Relawan Damkar Diusir Warga Saat Hendak Padamkan Karhutla di Sungai Tabuk, Polisi Ungkapkan Faktanya
Tm gabungan terdiri dari BPBD Banjar, PMI, EBR, BPK Kulawarga, Combat, SGV dan BPK Pelita mulai melakukan penanganan kobaran api pada pukul 15.00 Wita.
Api dapat dikuasai oleh tim gabungan sekitar 45 menit melakukan penanganan. Sementara luasan lahan yang terbakar sekitar 0,5 hektare.
“Alhamdulillah api cepat dikuasai oleh tim gabungan sehingga tidak melebar luas,” ucap Warsita Kepala Pelaksana BPBD Banjar.
Usai pembasahan, petugas mendapati 2 ekor hewan melata berupa ular yang kondisi sebagian besar kulitnya terbakar. 1 ekor ular dalam kondisi mati dan 1 lainnya masih dalam keadaan hidup.
Petugas juga sempat mengambil visual ular piton yang masih hidup dengan panjang sekitar 4 meter.
Diduga ular diduga tidak sempat menjauh dari kepungan kobaran api hingga ikut terbakar.(Kalimantanlive.com/nabila)
Editor : NMD










