“Dengan cara seperti itu keinginan kita stunting bisa kita nolkan di Tabalong akan terwujud,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Umum Yayasan Adaro Bangun Indonesia (YABN), Okty Damayanti mengatakan, kesehatan menjadi salah satu prioritas pihak Adaro untuk dapat berkontribusi di wilayah rank satu perusahaan.
“Untuk stunting, kolaborasi Adaro ini mendapat sambutan sangat hangat dan kita sudah membentuk tim,” katanya.
Menurut Okty, kasus stunting merupakan masalah yang sangat serius yang saat ini dihadapi di Indonesia khususnya di Tabalong.
“Sudah banyak yang kita lakukan, salah satunya memberikan edukasi perubahan perilaku dengan didukung kegiatan lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, monitoring program BAAS turut hadir Koordinator BAAS, Dwi Listianiwardani, Esks Menteri Kesehatan periode 2014-2019, Prof Dr Nila Djuwita Moelek dan tamu lainnya.
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
Editor : NMD







