SERUYAN, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua II DPRD Seruyan Muhammad Aswin menyatakan minimnya tenaga pengajar dan tenaga kesehatan dapat menghambat upaya pemerintah dalam meningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Seruyan.
“Minimnya tenaga pengajar dan tenaga kesehatan di daerah pelosok berpengaruh besar pada upaya pemerintah daerah dan DPRD Seruyan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Seruyan,” katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikan Aswin merespons keluhan masyarakat terkait minimnya tenaga guru dan tenaga kesehatan di sejumlah pelosok.
“Selain kekurangan kebutuhan guru, masyarakat juga mengeluhkan minimnya tenaga kesehatan di desa, khususnya di daerah pemilihan dua,” katanya.
Menyikapi aspirasi dan keluhan masyarakat tersebut, Aswim minta Pemda Seruyan melalui dinas pendidikan memaksimalkan kualitas pendidikan khususnya di daerah terpencil, antara lain dengan memenuhi kebutuhan guru.
“Kekurangan tenaga guru akan berdampak terhadap upaya peningkatan SDM yang tengah dijalankan pemerintah dan dewan,” ujarnya.









