Wakil Ketua DPRD Seruyan Ajak Kolaborasi Tangani Stunting Secara Terpadu

SERUYAN, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, M Aswin, menyatakan bahwa stunting merupakan permasalahan yang harus dihadapi dan ditanggulangi melalui kolaborasi terpadu antara pemerintah, swasta, tokoh agama, dan masyarakat.

Aswin menekankan peran penting dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai individu. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun ketahanan keluarga secara menyeluruh, mencakup aspek kesehatan, ekonomi, pendidikan anak, dan kebahagiaan keluarga.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Seruyan Tekankan Pentingnya Pemerataan Pendidikan dengan Dorong Pendirian PAUD di Desa-Desa

BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo Dorong Pemkab Maksimalkan Akses Transportasi Udara Menuju IKN

“Penting untuk menangani aspek gizi, sanitasi, lingkungan, akses pendidikan, kesehatan, serta menjaga sumber-sumber pendapatan,” ujarnya.

Politisi dari Partai Nasdem ini juga menyoroti peran para investor, baik dalam memberikan dukungan langsung kepada Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) di Kabupaten Seruyan maupun melalui bantuan materil.

“Perusahaan dapat membantu Pemda Seruyan dalam menangani kasus stunting dengan melakukan koordinasi yang baik, memperhatikan ketersediaan asupan gizi untuk balita dan ibu hamil, serta memperhatikan kebutuhan lain yang diperlukan untuk penanganan kasus ini,” ungkapnya.