“Ini sangat diperlukan untuk menjadi acuan dalam memilih calon kandidat pimpinan, yang ada di Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pilkada Serentak Tahun 2024 mendatang,” katanya.
Dimana lanjutnya, dalam pelaksanaan pendidikan politik pengembangan etika serta budaya politik ini, diperlukan adanya peran pemuda untuk turut berpartisipasi pada Pemilu/Pilkada serentak tahun 2024.
“Oleh karenanya, peran pemuda sangat diperlukan untuk memberikan pengawasan partisipatif lapis kedua selain pengawas TPS, yang diharapkan mereka dapat menjadi penyelamat suara Rakyat Indonesia,” tegas Bupati.
Kalimantanlive.com/Desy
Editor: surya







