Program “Belanja Cil” Diterapkan ke Seluruh SKPD Balangan, Tiap ASN Minimal Belanja Rp 250.000

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar rapat koordinasi (rakoor) dengan agenda implementasi inovasi Bela Pedagang dan Jasa Kecil atau Belanja Cil oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Balangan

Perlu diketahui, inovasi Belanja Cil ini adalah mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Bappedalitbang untuk belanja di Balangan setiap satu bulan sekali.

Adapun batasan awal dari minimal belanja para ASN adalah Rp 250.000 per orang yang berasal dari uang pribadi yang kemudian didata oleh Bappedalitbang untuk melihat partisipasi ASN dalam inovasi ini.

# Baca Juga :Rakor Pemkab Balangan Dorong Inovasi Belanja Cil untuk Meningkatkan APBD dan Dukung Pedagang Lokal

# Baca Juga :Pemasangan PJU di Berbagai Titik, Dishub Balangan: Targetnya Desember 2023 akan Tuntas

# Baca Juga :Kejari Balangan Sebut Kasus PT Asabaru Dayacipta Lestari Mengarah pada Korupsi dan TPPU, Ini Fakta-faktanya

# Baca Juga :Pemprov Kalsel dan Balangan Tandatangani Hibah Jalan Menuju IKN, Sahbirin: Percepat Pembangunan di Banua

Lebih lanjut, Rakoor berlangsung pada Jumat (10/11/2023) di Aula Bentang Tundakan yang dibuka langsung oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi dan dihadiri para pejabat Pemerintah Kabupaten Balangan.

Dalam rakoor ini, Bupati Abdul Hadi memberikan arahan menyangkut program Belanja Cil yang merupakan inovasi Bappedalitbang Balangan, untuk diimplementasikan ke Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) lainnya.

”Dari para ASN Bappedalitbang Balangan, tercatat 32 orang yang belanja dari 2 November lalu dengan total nominal Rp. 11.334.000,” ujarnya.

Menurutnya, jika seluruh ASN yang berjumlah 1017 dari 22 SKPD dan 8 Kecamatan di Kabupaten Balangan, berbelanja sebulan sekali Rp. 250.000, maka dapat diperkirakan sekitar Rp. 254.250.000.

”Tentunya dapat memberikan keuntungan bagi para pedagang Balangan yang menjual berbagai kebutuhan sehari – hari para ASN,” ucapnya.

Ia mengharapkan dengan adanya inovasi ini bisa menjadi acuan bagi ASN untuk berbelanja di pasar – pasar atau pedagang di Kabupaten Balangan.