Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Gandeng BKPRMI dan BKPAKSI untuk Program Baca Tulis Alquran Siswa

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru gandeng dua organisasi besar  untuk mengatasi kesulitan baca tulis Alquran para siswa sekolah-sekolah di Kota Banjarbaru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo, saat mengungkapkan program baru untuk meningkatkan Baca Tulis Al-Quran (BTA) di sekolah-sekolah setempat, saat diwawancarai awak media di Pemko Banjarbaru, Senin (13/11/2023).

BACA JUGA:
Wali Kota Aditya Pastikan Warga Banjarbaru Berobat di Puskesmas dan RS Cukup Tunjukan KTP

Menurut Dedy Sutoyo, ditemukan bahwa sejumlah siswa di tingkat formal masih kesulitan dengan BTA, dan kekurangan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu permasalahan utama.

“Ditemukan di lahan formal, beberapa anak yang belum bisa Baca Tulis Alquran (BTA) dengan baik, sedangkan BTA ini seperti yang kita tahu adalah muatan lokal atau mulok, yang tiap daerah bisa berkreasi,” jelasnya.

Kepala Disdik Banjarbaru menyebutkan, salah satu permasalahannya di antaranya kurangnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah formal.

Mengatasi hal tersebut, Dedy Sutoyo menjelaskan, pihaknya melakukan kerja sama dengan dua organisasi besar, yakni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) dan Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI), yang menangani pendidikan Alquran di tingkat nonformal.

“Langkah awalnya, mencari siswa-siswi yang belum menguasai BTA di beberapa sekolah,” jelasnya.